February 23rd, 2023 | Posted by: Akza Noprian
ITERA NEWS. Mahasiswa Institut Teknologi Sumatera (ITERA) yang menjalani kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Rusaba, Kabupaten Pesawaran, melakukan inovasi pembuatan produk tepung dari hasil panen pisang di Dusun Karang Tengah. Inovasi ini dilakukan untuk meningkatkan potensi masyarakat dan menunjang ekonomi keluarga di desa melalui kewirausahaan skala kecil.
Hasil panen yang melimpah warga dalam meningkatkan perekonomian dilatarbelakangi sistem pasca panen warga. Warga desa tersebut langsung menjual hasil ke pengepul sehingga keuntungan yang diperoleh belum maksimal. Hal tersebut menginisiasi tercetusnya ide untuk meningkatkan nilai panen tersebut melalui pengembangan proses hasil panen di desa Rusaba. Kegiatan KKN mahasiswa ini menggarap inovasi produk tepung pisang yang dinamakan “BANABA” sebagai salah satu program kerja unggulan.
Membaiknya UMKM di Desa Rusaba ini dapat menjadi daya tarik baru oleh wisatawan, bisa menghasilkan produk asli dari hasil panen terbanyak di Desa Rusaba.
ujar Boni, salah satu mahasiswa KKN ITERA (15/01/2023).
Di kesempatan serupa, kelompok KKN ITERA di Desa Babatan melaksanakan program pembuatan tepung pisang bersama masyarakat dusun talang genjer. Di desa tersebut, pembuatan tepung disertai dengan produk olahan berupa brownies. Kegiatan ini juga memaparkan tentang bagaimana cara atau metode pemasaran produk yang dihasilkan dengan kapasitas yang tinggi.
Daerah Babatan terutama di dusun talang genjer memiliki kelimpahan sumber daya pisang, seringkali saat pisang banjir di pasaran untuk pemasaran sangatlah sulit dan sering terbuang begitu saja.
ujar Rizal Farizal, kepala dusun Talang Genjer. Agenda tersebut penting bagi UMKM di Desa Rusaba maupun Desa yang sudah berdiri namun belum berkembang signifikan disebabkan pengalaman dan pengetahuan yang terbatas mengenai pemasaran produk skala besar. Adanya komoditas bahan pangan seperti pisang, Desa Rusaba dan Desa Babatan berpotensi berkontribusi besar terhadap pertumbuhan entrepreneurship penduduk sekitar melalui pengolahan menggunakan teknologi maju yang telah ada. Oleh karena itu, inovasi tepung pisang menjadi modal dalam mempromosikan Desa Rusaba dan juga Desa Babatan untuk meningkatkan taraf hidup keluarga mencapai kesejahteraan.