June 3rd, 2024 | Posted by: kknmedia
ITERA pada semester genap tahun 2023/2024 melepas sebanyak 593 mahasiswa dalam rangkaian program KKN. Program KKN yang pertama terdiri dari KKN PPM ITERA Periode ke-13 di Kabupaten Tanggamus sebanyak 289 mahasiswa ITERA dan 8 Mahasiswa Universitas Bengkulu. KKN PPM Periode ke-13 dilaksanakan di 32 pekon pada Kecamatatan Pematanag Sawah, Kecamatan Limau, Kecamatan Kota Agung Barat, dan Kecamatan Kota Agung Timur di Tanggamus. Selanjutnya terdapat KKN Bilateral di UNIB sebanyak 10 mahasiswa ITERA, KKN Tematik ITERA sebanyak 223 mahasiswa, KKN Bersama Internasional di Kabupaten Samosir dan Karo Sumatera Utara sebanyak 5 mahasiswa ITERA, dan program KKN Siger Berjaya. Program KKN Siger Berjaya dilaksanakan oleh 58 mahasiswa yang terdiri dari 24 mahasiswa ITERA, 24 mahasiswa UIN RIL, serta 10 mahasiswa UNILA di Kecamatan Limau, Tanggamus.
Kegiatan pelepasan ini dilaksanakan pada hari Senin tanggal 03 Juni 2024 di Aula Gedung Kuliah Umum 1 ITERA. Kegiatan ini dihadiri oleh Bapak Ir. Fahrizal Darminto, MA selaku Sekda Provinsi Lampung yang mewakili Gubernur Lampung, Ir. Suaidi, MM selaku asisten pemerintahan dan kesejahteraan rakyat, beberapa kepala dinas provinsi lampung serta perwakilan dari beberapa kampus yaitu Universitas Lampung, UIN Raden Intan Lampung dan Universitaa Bengkulu. Kegiatan ini juga dihadiri oleh seluruh mahasiswa KKN, seluruh dosen pembimbing lapang dan seluruh tim pengelola KKN.
Rangkaian acara dimulai dari pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan doa untuk kelancaraan pelaksanaan KKN pada periode ini. Kemudian acara dilanjutkan dengan sambutan. Sambutan yang pertama dilakukan oleh Ibu Dr. Ir. Rahayu Sulistiyorini, S.T., M.T selaku Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum mewakili Rektor ITERA. Bu Rahayu menyatakan bahwa
Pada kesempatan tersebut Ibu Rahayu menyampaikan bahwa “Kegiatan KKN dilakukan untuk memperkuat sinergi dan komunikasi antara kampus dengan pemerintah provinsi Lampung. Mahasiswa diharapkan dapat memanfaatkan potensi unggulan di desa serta membantu menyelesaikan problem dalam masyarakat. Hal ini dapat dilakukan dengan cara mengimplementasikan ilmu yang selama ini didapat di kampus dan menerapakannya di masyarakat. Tentunya hal tersebut akan membantu kontribusi kesejahteraan daerah. Mahasiswa diharapkan bisa memberikan inovasi dan kreasi dengan tidak meninggalkan etika serta tata krama serta yang terakhir adalah mahasiswa harus memperhatikan fenomena alam dan berhati-hati selama pelaksanaan KKN”.
Acara selanjutnya yaitu sambutan oleh Sekda Provinsi Lampung Ir. Fahrizal Darminto, M.A. yang dalam hal ini mewakili Gubernur Lampung.
Pak Fahrizal menyatakan bahwa “Perguruan tinggi adalah agen perubahan, karena inovasi lahir dari kaum intelektual yaitu mahasiswa. Masing-masing kampus di Lampung memiliki peran dan keunggulan, sehingga diharapkan dapat berkolaborasi untuk memajukan provinsi Lampung. Dengan hadirnya mahasiswa di desa, hal ini diharapkan dapat menggerakkan perubahan sosial disana serta mensejahterakan masyarakat. Perubahan sosial pada masyarakat yang paling awal adalah timbulnya semangat dan timbulnya optimisme untuk bergerak menuju perubahan yang lebih baik. Pak Fahrizal juga menyatakan permasalahan di provinsi Lampung yaitu bahwa angka stunting masih tinggi yaitu 14.5%, jadi diharapkan dengan adanya program KKN mahasiswa di desa dapat membantu menurunkan angka stunting menjadi dibawah 14% dengan kegiatan sosialisasi. Selain permasalahan stunting, ada juga data Indeks Pembangunan Masyarakat (IPM) Lampung yang beraada di angka 7,248% yang ditinjau dari Pendidikan, Kesehatan dan Tingkat Ekonomi Masyarakat. Dengan semangat dan rasa tanggung jawab untuk membangun negara, diharapkan program KKN yang dilaksanakan akan dapat mewujudkan generasi Indonesia Emas 2045”.
Setelah adanya sambutkan dari tamu undangan, rangkaian acara selanjutnya adalah penyematan topi KKN sebagai simbolis Pelepasan Mahasiswa KKN dan dimulainya rangkaian kegiatan KKN yang akan dilaksanakan sampai awal bulan Juli di Kabupaten Tanggamus, pada 4 Kecamatan dan 32 Pekon (Lokus KKN PPM), 2 Pekon (Lokus KKN Siger Berjaya). Kemudian dilanjutkan dengan foto bersama dengan tamu undangan serta mahasiswa, penampilan tari kreasi Bedana Kipas dan ditutup dengan diskusi antara DPL dan mahasiswa.