KKN ITERA

""

               

Sosialisasi Pelatihan UMKM Gula Semut Pekon Penengahan Kecamatan Lemong, Program KKN PPM ITERA


August 8th, 2023 | Posted by: Akza Noprian


Kolaborasi mahasiswa KKN-PPM Institut Teknologi Sumatera (ITERA) dan Universitas Bengkulu di Pekon Penengahan, Kecamatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat dengan dosen pendamping lapangan Ir. Mustafa M.T. Pada Pelatihan UMKM ini berfokus pada gula semut yang dilaksanakan di Balai Pekon Penengahan dengan bentuk kegiatan berupa pelatihan yang ditujukan pada pelaku usaha yang ada di Pekon Penengahan terkhusus pelaku usaha gula semut. Pelatihan ini berisikan materi pembentukan UMKM, branding dan marketing, serta pengelolaan keuangan UMKM. Sosialisasi pelatihan UMKM dilaksanakan di Balai Pekon Penengahan dengan aparat pekon dan sejumlah warga yang memiliki usaha gula semut pada Rabu Juli lalu (5/7).

Pelatihan UMKM gula semut ini merupakan program kerja unggulan dari mahasiswa Reno Aditya Putra sebagai penanggung jawabnya bersama Anung Nugroho, Ayu Novia Sidabutar, Dina Septriana, Doni Setiawan, Duta Rega R.S, Fadhilah Audina, Sultan Aziz Azhami, dan Veronica Dwi Jacinda. Sosialisasi tersebut dilakukan untuk membuat masyarakat mengerti dalam pembentukan UMKM sehingga dengan adanya UMKM dapat membuat produk gula semut bisa lebih dikenal banyak masyarakat. Gula semut merupakan suatu produk asli dari Pekon Penengahan. Pada spesifikasi produk gula semut sendiri berbeda dari gula merah yang dikenal oleh kebanyakan masyarakat. Meskipun gula semut dan gula merah adalah produk yang berbahan dasar sama, yaitu nira pohon kelapa, tetapi ada perbedaan bentuk dari gula semut dan gula merah. Umumnya, gula merah memiliki ukuran yang besar, sedangkan gula semut berbentuk butiran-butiran kecil menyerupai pasir, dan berwarna merah kecoklatan. Gula semut merupakan produk inovasi dari gula merah tradisional yang biasa ada di pasaran. Gula semut berasal dari nira kelapa yang diolah seperti proses pembuatan gula merah pada umumnya, hanya saja berbeda dalam proses pengeringan dan pembuatan gula merah menjadi butiran-butiran kecil seperti sarang semut. 

Pelaksanaan sosialisasi pelatihan UMKM yang dilakukan oleh tim KKN yang berisikan tata cara pembentukan UMKM dikarenakan pada Pekon Penengahan sendiri produksi Gula semut masih dilakukan perorangan atau secara individu sehingga target pasar untuk Gula semut sulit untuk diperbesar. Dengan adanya UMKM Gula semut maka dapat tercipta wadah untuk para pembuat gula semut agar pemasarannya dapat diperbesar dan dikenal lebih banyak masyarakat dan peminat. Terlebih jika terciptanya UMKM itu sendiri bisa meningkatkan ekonomi masyarakat dikarenakan pasarnya yang semakin besar dan peminat semakin banyak. Pemberian brosur berisikan tata cara pembuatan UMKM Gula Semut dan penyerahan brosur tersebut dilakukan perwakilan mahasiswa Reno Aditya Putra dengan pihak warga yang diwakilkan oleh Kepala Seksi Pemerintah Pekon Penengahan yaitu Kurniawansyah.

Dengan upaya yang dilakukan Tim KKN-PPM tersebut untuk meningkatkan nilai produk gula semut tersebut mendapatkan beberapa tanggapan positif dari masyarakat. Adanya sosialisasi ini diharapkan masyarakat dapat melakukan pembentukan UMKM  melalui pelatihan UMKM mengenai gula semut.


Tinggalkan Komentar



Copyright © 2016 UPT TIK - Institut Teknologi Sumatera (ITERA)